Jumat, 15 April 2011

Kind of Annoyance on Friday

Kalian tahu apa nama perasaan -atau mungkin masalah kejiwaan, ketika sering kali kita terganggu dengan perilaku orang di sekeliling yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan? Perasaan terganggu itu kemudian menjelma menjadi kesal yang tidak mengenakkan dan tak ada kata yang bisa kutemukan untuk melukiskan..

***

Pagi ini sebagaimana aturan di asrama, ada kerja bakti membersihkan asrama. Dan Jumat ini yang mendapat giliran adalah anak-anak atas (lantai dua). Sistem kerjanya memang  disetting bergilir, minggu depan  baru anak-anak lantai satu.
Setelah kuselesaikan pekerjaanku, yaitu nyapu plus ngepel lantai satu bersama seorang teman, aku langsung masuk kamar, dan aku sudah punya firasat hari ini bakalan ada gangguan lagi seperti dua minggu lalu. Tapi segera kubuang jauh-jauh pikiran itu, kuputuskan untuk online dulu sambil menikamati lagu. Mungkin agak paranoid, tapi ternyata...
Belum lama aku berada di kamar dengan pintu tertutup rapat-rapat sebagai antisipatif, terdengar suara "assalamu'alaikum.." dari luar, lalu sebelum sempat kujawab diapun sudah nyelonong masuk. Ekspresiku langsung  berubah defensif. Entah dia menyadarinya atau tidak… (maaf! ini lbh pda tindakan refleks). Sering kali aku bertanya-tanya, apa mereka memang tidak tahu yang namanya privasi, ada saat-saat dimana oeang lebih suka sendiri?
Well, itu memang permasalahan lain yang sering kuhadapi, tapi persoalan pagi ini bukan itu. Aku sangat sensitif dengan kebersihan. Aku bersusah payah mengeringkan kaki dulu sebelum ke tempat tidur, sedangkan dia dengan gampangnya langsung duduk di tempat tidur dengan kaki yang masih basah pula. “Emang tempat tidurku keset apa?!” erangku dalam hati. Mana dia habis bersihin dapur yang kotornya minta ampun, terus airnya bau. Uh! Lengkap lah kekesalanku. Alhasil aku ga terlalu menanggapi omongannya, pura-pura saja aku sibuk dengan laptopku.
Beda lagi dengan dua minggu lalu, di situasi yang sama, habis kerja bakti juga, berhubung aku belum selesai, ada yang minta izin numpang ngenet di kamar aku. Dan satu hal yang paling sulit kulakukan adalah berkata TIDAK! Ketika aku masuk kamar, apakah kalian bisa menebak teman apa yang kulihat?
Ternyata yang ada di sana gak ga cuman SATU! Dan dengan santainya mereka mengacak-ngacak tempat tidurku. O shiiit!! Dan yang lebih parah ada yang gunain selimut aku buat ngeringin tangan, kaki atau mungkin bajunya yang basah, padahal dia baru bersihin bagian depan kamar mandi! olala…
Seandainya kalian jadi aku, apa yang akan kalian rasakan?? Kesal, marah, benci, geli, atau jijik? Semuanya kurasakan, nyampur jadi satu. Tapi aku hanya bisa tersenyum kelu. Ya, hal lain yang juga paling sulit kulakukan, mengekspresikan kemarahan! Hari-hariku penuh dengan kepalsuan.
Bersyukur aku orang yang gampang teralihkan, jadi kekesalan yang kerap sekali datang bisa secepatnya kulupakan, hanya dengan membaca novel atau menuliskannya seperti ini, perasaanku akan kembali tenang J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar