Rabu, 13 April 2011

Jika mereka tak bisa melihat keberadaanku, maka akulah yang harus membuat mereka memandangku..

Jika mereka tak dapat mendengarku, maka akulah yang akan memaksa mereka membuka telinga..

Jika mereka tak mampu membaca apa yang ada dalam benakku, maka akulah yang akan membeberkan isi kepalaku..

Hingga mereka mengetahui..

Hingga mereka memahami..

Sebab eksistensi manusia diterima karena pikirannya..

***

Teman, jika kalian bertanya mengapa aku menulis, mengapa aku ingin sekali menjadi penulis maka beginilah alasannya..
Karena aku bukan orang yang lihai berkata-kata, pandai mendebat, maupun cerdas dalam berargumen, sedangkan isi kepalaku butuh wadah untuk disalurkan, maka dari itu menulislah yang menjadi pilihan. Berusaha bagaimana agar pikiranku tidak hanya mengendap di sana, tapi juga tercipta dalam benda, sehingga bisa dibaca siapa saja.
Sebenarnya aku juga sudah lama tertarik dengan dunia ini, lihatlah banyak sekali orang hebat telahir dari karya tulisnya, dan hal itu berupa-rupa mengilhamiku. Namun entah kenapa, aku selalu ragu untuk memulai, aku takut jika tak punya inspirasi, setiap ingin menulis jari-jariku seakan membeku, sulit  tuk digerakkan. Aku memang orang yang pesimis, dan ini merupakan kekurangan yang sangat kusadari dan seringkali tak mampu kuatasi.
Padahal tanpa dicoba, bagaimana mungkin mengetahui hasilnya?! Dan sekarang aku sedang berusaha melawan kebodohanku sendiri. Aku memaksakan diriku untuk menulis di blog usang yang sudah lama terbengkalai ini. Walaupun hanya tulisan sederhana yang bercerita isi hati, uneg-uneg, dll, aku percaya ini bisa menjadi latihan kecil untuk bisa menciptakan karya besar pada suatu hari nanti yang masih diselubungi misteri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar