Selasa, 03 Mei 2011

Tenggelam dalam Kekosongan

Aku semakin jengah dengan segala sesuatu yang berpusar di sekelilingku sekarang
asrama, kelas, orang-orang, terlebih pelajaran..
Seandainya pusaran itu benar-benar nyata, aku rela tersedot ke dalamnya.
Menghilang bersama apa yang ada di sekelilingku, lenyap keseluruhan dalam kekosongan
hingga tidak meninggalkan sedikitpun kenangan..
Aku rela terlupakan dan hidup dalam keheningan asal sisa-sisa eksistensiku tak perlu menyakiti orang-orang yang kutinggalkan..


Tulisan ini kubuat untuk menemani kesendirian di tengah keramaian, saat berada di sekeliling teman-teman. 

2 komentar:

  1. Terkadang, sendiri memank menciptakan suatu ketenangan,,,,
    terkadang aku lebih nyaman sendiri dan menulis,,, seakan dunia hanya milikku yang ku ukir dengan kata2q,,
    berimajinansi dengan ilusi,,,,
    diam,,
    tenang,,
    tapi penaku sentiasa menari
    mengikuti irama hati
    yang sejatinya ingin sunyi,,,

    tapi terkadang,,,
    tetap kesepian kan????

    hehehe

    BalasHapus
  2. tidak teman..
    ktka sndiri aku tdk merasa sepi..
    krna aku bisa leluasa bercengkrama dgn hati, berimajinasi dlm khayalku,
    dan mnuliskannya di lembaran duniaku..
    dunia yg kuciptakn sndiri..

    di sana aku bebas berekspresi, aku bisa mnjadi diri sndiri atau org lain yg ingin kuikuti..
    di sana, di dunia pribadi, aku dengan mudah bisa mngikuti kata hati..

    hehehe

    BalasHapus