Jumat, 04 November 2011

Cinta di Sepotong Mangga

Ini lanjutan cerita kemaren sore.

Setelah capek nyanyi2 sambil ngeliatin hujan, perut terasa keroncongan, terus aku ingat kalau aku punya 2 mangga. Setelah dicuci, kukupas sendiri, potong semuanya sendiri, lalu nawarin ke kamar2 yang masih berpenghuni. Akhirnya sisa separo, kubawa ke kamar lagi dan menikmatinya sendiri.
Saat makan bayangan mama melintasi pikiran. Ingat kalau di rumah, setiap kali aku ingin mangga selalu mama yang ngupasin, dan kalau aku sedang mengerjakan sesuatu dan enggan mengotori tangan, mama pun akan menyuapinya langsung ke mulutku.

Dan kadang2 kalau ada mangga yang manis dan hambar kyk punyaku kemaren, mama akan ngasi tau aku yang mana yg manis, tak masalah kalau beliau cuma makan yang ga enak, yang terpenting anaknya dapat yang terbaik.

Setelah itu aku langsung ambil handphone dan menelpon mama.
Dering pertama, tak ada jawaban
Dua..
Dan seterusnya

-Mama, aku kangen kamu. Mama, aku mencintaimu-
Published with Blogger-droid v1.7.4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar